#31HariMenulis

Berawal dari melihat tweet Awe dan hashtag #31HariMenulis yang berkeliaran di timeline, saya kemudian tertarik untuk “memecut” diri saya sendiri untuk menulis. PECUT AKU PECUT AKU PECUT AKU!! #lospokus

Iya, karena sebenernya saya sudah punya blog sejak jaman kuliah dulu. *eh nggak dulu-dulu banget sih… baru kemaren-kemaren kok ;)* Tapi postingan blog saya itu bisa dihitung pake jari deh… Ibarat pepatah semangat garang tapi daya kurang, begitulah kira-kira. Nah, dengan ikutan #31HariMenulis bersama teman-teman dan alumni Komunikasi UGM lainnya, saya bertekad untuk giad menulis. Karena apa? Karena ada denda Rp 20.000,- setiap bolong nulis sehari. Bayangkan kalau bolong 20 hari : 20 x Rp 20.000,- = Rp 400.000,- bok!

Well, hereby I accept my own challenge! 🙂