Contemplation #1 : Rush Life, Meaningless Moment

Pertama, mau ngasih disclaimer dulu. Walaupun judulnya kem-Inggris, tapi isi tulisannya bahasa Indonesia kok. Eh, campur-campur juga sih… Bukan sok gaya ya, tapi ada beberapa hal yang (menurut saya) lebih terdengar dramatis kalau pakai ungkapan bahasa Inggris. *halah*

Beberapa waktu belakangan saya ngerasa hidup saya riweuh banget. Kayaknya lots of things to do but no much time. Sehari 24 jam berasa kurang. Ngerjain apa aja sih? Banyak… Kerjaan kantor yang load-nya jadi banyak banget, tugas rumah tangga yang semakin challenging karena anak semakin bertumbuh dan berkembang, ambisi pribadi seorang wanita yang nggak bisa diem dan banyak maunya, kondisi perjuangan perjalanan berangkat-pulang ke kantor yang makin aduhai, dan hal-hal lainnya. Rasanya kepala penuh dan saking capeknya, badan sampe udah nggak ngerasa lemes/capek lagi. Fully loaded. I want to take a break for a while, to live more and feel more about life.

anomali coffee“Life begins after coffee.”

Pernah denger quote itu nggak? Bukan mau promosiin kopinya dan saya juga buka tipe coffee person, tapi kadang saat-saat bisa santai buat ngopi sambil ngobrol atau merenung sendirian, adalah saat-saat saya bisa break dari kesibukan yang sedang mengejar saya hari itu dan memberikan ruang untuk saya berpikir di luar rutinitas yang sedang saya jalani. Yes, contemplation.

Kemarin-kemarin banyak waktu dan energi tercurah lebih lama untuk kerjaan dibanding urusan pribadi di rumah. Berangkat pagi buru-buru, pulang lebih malam. Weekend? Kadang masih ada event atau kegiatan saya yang lain. Memeluk dan menghujani Aqila dengan ciuman lebih banyak dan lebih lama jadi stress reliever favorit. But I want more. Saya pengen lebih banyak waktu buat kreasiin variasi masakan buat Aqila. Saya pengen realisasiin nyusun agenda bermain Aqila, supaya saya lebih bisa ngarahin permainan macem-macem untuk stimulus perkembangannya.

Sama-sama sibuk dan berada di pulau yang berbeda dengan suami, saya jadi lebih jarang gangguin suami yang sok sibuk. Iya, suami saya sok sibuknya kebangetan. Kalau udah lagi ngerjain sesuatu bisa lupa nggak ada kabar. Kadang dikirimin instant message juga nggak direspon. Kalau nggak dikabari duluan, suka lupa berkabar. Sampe kadang saya becandain, “Buset, gubernur aja sempet bales SMS yang masuk dari warga.” Haha… Cuma ketawa doang emang kalau udah dibilang gitu. Nah belakangan karena saya sibuk, jadi ikut-ikutan lupa juga deh buat ngingetin. What a life ya?

Soal blogging, belakangan juga sering absen. Post beberapa karena event atau lomba. Mungkin hasilnya kurang maksimal kalau kita nggak put our heart into it. Apalagi pikiran kita lagi bercabang-cabang. Sempet terharu dan tersentuh banget ada yang nanyain “Kok belakangan jarang update blog? Aku ngikutin dan baca terus lho postingannya.” You know what, that means so much to me! Buat yang ngerasa, thanks berat yaa… *send a big hug and kisses*

Sekarang ini kerjaan kantor mulai bisa saya manage load dan waktunya. Saya juga mau break dulu dari undangan event atau sponsored post *gayak banget kayak udah banyak ajah :))* I want no rush life. Less deadlines. I want to enjoy and feel more about moments I have. Saya yakin kalau saya akan datang lagi dengan better me setelah melakukan refresh diri. Saya juga pengen hidup saya lebih meaningful buat saya dan sekitar saya.

Maksudnya saya mau stop nge-blog dulu? Nggak kok… Masih akan tetap menulis tapi hanya jika lagi pengen nulis dan ada waktu luang. Meanwhile, saya masih tetep akan update di social media saya walaupun udah jarang liat timeline dan posting-posting. Hehe…

See you around in real life, real moment, and real touch. 🙂

silvafauziah

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

6 thoughts on “Contemplation #1 : Rush Life, Meaningless Moment”

  1. Yes,aku pernah berada di fase itu dan ngeblognya kd makin dapet feelnya. Kayaknya kamu emang perlu me time yg ga sekedar me time ya kebayang overload dan riweuhnya ditambah lg kalo mikirin anak ma suami. Enjoy long weekendnya yaa nantii. Dinikmati senikmat2nyaa

    Like

  2. Semangat terus ya mbak Silvaaa.. Setiap momen emang harus dinikmati sebaik-baiknya yaaa, sama sekali nggak ada salahnya kok kalo mau rehat sejenak.. Aku bakal setia menunggu postingan selanjutnya disini ya mbaaak 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s