#WHENMOMMIESTALK : Perayaan Ulang Tahun

#whenmommiestalk perayaan ulang tahunSiapa yang di sini rutin merayakan ulang tahun anak maupun ulang tahun sendiri? Atau justru nggak pernah ngerayain yang namanya ulang tahun? Pasti ada di antara kita yang menganggap hari ulang tahun adalah moment yang sangat penting dan spesial. Ada juga yang cukup inget aja hari ulang tahun seseorang, lalu mengucapkan selamat dan memanjatkan doa, selesai. Atau bahkan ada juga yang nggak inget hari ulang tahunnya, terus berlalu gitu aja. Sebenernya mau kita tipe yang mana, sah-sah aja… Akan beda ceritanya kalau kita berbeda pandangan soal ulang tahun ini sama pasangan. Nah lho… Jadinya di keluarga bakal ada perayaan ulang tahun nggak?

Flashback ke sekitar 10 tahun lalu, di mana moment ulang tahun jadi sesuatu yang heboh buat saya dan orang-orang sekitar saya. Semacam ada tradisi memberikan surprise berupa “amazing race” bagi teman yang berulang tahun. Pernah pagi-pagi saya udah “diculik” sama teman-teman saya untuk didandani dengan lengging pink, celana tosca, kaos pink+orange, dan wig kribo warna merah. Nggak ketinggalan pula kaos kaki dan sarung tangan belang warna-warni. Udah kayak orang gila belum? Ternyata belum berakhir di situ saudara-saudara. Saya masih harus naik sepeda yang udah dihias kertas krep, lengkap dengan klakson supporter bola, balon-balon bertuliskan nama saya, dan kaleng-kaleng bekas. Ini sih fixed udah bukan kayak orang gila lagi. Gila banget! Saya yang termasuk berani malu pun ciut nyali. Bukan apa-apa, saya harus keliling Sunday Morning (semacam pasar kaget di sekitaran kawasan UGM, Yogyakarta setiap hari Minggu pagi) dengan tampilan kayak gitu! OMG! Kejhaaaammmm… Tapi bukan Silva kalau nggak berani ambil tantangan. You know what? I did it! Nggak cuma keliling Sunday Morning atau ngetrennya disebut SanMor, tapi saya juga berhasil menyelesaian belasan tantangan uji nyali plus urat malu, mulai dari nawar sadis barang dagangan sampai ikutan ngamen.

Lebay banget nggak sih? Ih, beneran… Itu lebay banget. Tapi pada saat itu rasanya seru banget! Buktinya masih berkesan dan inget sampe sekarang. Literally amazing race. Kalau ada yang bertanya-tanya kok bisa sih teman-teman saya kejam banget ngerjainnya? Atau kok mau-maunya sih saya ngelakuin amazing race nya? Hoho… Itu semua namanya karma. Soalnya pada masa itu, kalau saya ngasih kejutan amazing race buat ulang tahun teman juga katanya kejam. Jadi ya saya terima nasib aja deh… Anggap aja kejam tanda sayang. Halah… Apa sih…

Itu cerita saya. Beda soal sama suami saya. Menurut ceritanya, dia nggak biasa ngerayain ulang tahun heboh-heboh. Biasa aja, paling mentok ya makan bareng teman atau keluarga. Malah belakangan dia perlu diingetin kalau ada anggota keluarga yang berulang tahun. Zzzz… Bertolak belakang banget kan sama saya? Oleh karena itulah saya yang akhirnya harus menyesuaikan ekspektasi atas perayaan ulang tahun. Lagian kalau sekarang saya ditantang heboh-hebohan kayak dulu juga rasanya udah nggak pantes. Sadar umur shaaayy… Nanti yang ada Aqila nangis jejeritan ngeliat mamamya begitu. Haha

Perubahan itu juga mempengaruhi cara pandang  kami dalam merayakan ulang tahun anak kami, Aqila. Ulang tahun pertama Aqila dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga inti, delivery makanan favorit suami ke rumah, dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” tanpa birthday cake buat Aqila. Bagian dinyanyiin lagu ini Aqila girang banget! Tepuk tangan sambil goyang-goyangin badan. Seketika moment makan bersama jadi terasa sangat spesial. Ternyata anak umur satu tahun udah girang banget ya dinyanyiin lagu. Nggak harus ada cake berjuta-juta, dekorasi bagus, dan tema dress code yang menarik. Eh, bukan saya mau mengecilkan pihak-pihak yang merayakan dengan cara itu ya… Bukan soal benar salah atau mana yang paling baik, tapi soal preferensi. Bisa jadi preferensi saya akan berubah di lain waktu.

Lalu untuk ulang tahun Aqila yang kedua dan seterusnya? Saya pengennya sih tetep yang sederhana aja, nggak heboh-heboh. Tapi walaupun tanpa perayaan meriah, saya tetep ingin perayaan ulang tahun jadi sesuatu yang berkesan dan semakin memguatkan hubungan satu sama lain dalam sebuah keluarga. Seperti apa ulang tahun kedua Aqila yang kurang dari empat bulan lagi? Let’s see… Tapi yang pasti dari sekarang saya udah sounding ke Aqila sih kalau bentar lagi dia mau ulang tahun kedua, yang artinya Aqila akan berhenti nenen dan mulai toilet training. Mempraktekkan teori dan pengalaman dari ibu-ibu yang berhasil weaning with love. Semoga aja kisah saya dan Aqila nanti berakhir indah seperti mereka ya 😀 Setidaknya apapun caranya, ya nggak mungkin lah saya nggak love sama Aqila. Love to the max malah. *gelagat mulai cari excuse dari sekarang* *fingercrossed*

Oh iya, saya punya kado istimewa buat ulang tahun Aqila ke-14 yang udah saya siapkan sejak Aqila dalam kandungan. Kenapa mesti pas 14 tahun dan saya siapkan dari jauh hari banget? Ah, itu akan saya ceritakan nanti di post lain yaaa 😉 *biar penasaran*

Baca juga tulisan Ayu di sini.

Terima kasih sudah mampir ke blog saya 😊

silvafauziah

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

2 thoughts on “#WHENMOMMIESTALK : Perayaan Ulang Tahun”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s