Mengatasi Stretch Marks dengan Bio-Oil

mengatasi-stretch-marks-dengan-bio-oil

Stretch marks? Duh, kayaknya dua kata itu horor banget ya buat para wanita, terutama bagi wanita hamil atau yang pernah hamil. Diperkirakan 90% wanita cenderung punya stretch marks ketika hamil. Dan berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh Bio-Oil selama bertahun-tahun, stretch marks ini cenderung lebih dialami wanita berkulit gelap dibanding yang berkulit terang, dan dipengaruhi oleh kenaikan berat badan secara cepat, kondisi kulit dan sejarah keluarga/pribadi masing-masing, serta usia. Nah, ternyata seiring bertambahnya usia, kemungkinan pembentukan strech marks akan semakin kecil lho…

Saya termasuk salah satu wanita yang udah punya stretch marks! Aaaakkk… Sebelumnya saya bisa cuek sama isu stretch marks ini. Soalnya berat badan saya lumayan stabil dari zaman dahulu kala sampai sekarang, kecuali sewaktu hamil. Makanya waktu hari Minggu lalu (18/12)  saya diundang ke acara relaunching Bio-Oil di Watsons Mal kelapa Gading 3 yang baru buka, saya excited banget buat dateng. Saya udah lama banget penasaran sama Bio-Oil, tapi jujur saya belum pernah coba pake sebelumnya karena belum tau detail produk ini.

gisela-anastasia

Acara relaunching Bio-Oil diisi dengan talkshow bertajuk “Look Good, Feel Great” yang mengajak wanita Indonesia untuk tampil percaya diri dengan kulit sehat. Campaign ini diberi nama “Love Your Skin, Love Your Life”. Pembicara pada talkshow tersebut adalah dr. Febby Karina (anti aging medicine), Gisella Anastasia (selebriti dan pengguna Bio-Oil), dan Ibu Nurhayatini (product manager PT Radiant Sentral Nutrindo).

dr. Febby menjelaskan mengenai tanda-tanda kulit nggak sehat, diantaranya kering, jerawatan, warna kulit kurang merata, dan tekstur nggak halus. *plak* Langsung ketampar. Saya ngalamin semuanya tuh… *cry* Oke, lanjut. Udah gitu katanya ada 5 masalah utama kulit, yaitu:

  1. scars/bekas luka
  2. stretch marks
  3. warna kulit yang nggak merata
  4. penuaan kulit
  5. kulit yang dehidrasi

Di sini saya ketampar sekaligus sedih lagi. Saya punya semua masalah kulit itu kecuali penuaan kulit. *ciee…menolak tua* Ya setidaknya belum mengkhawatirkan lah…

Scars

Buat saya yang kata orang Medan-nya lasak ini, bekas luka pasti ada. Mulai dari luka bekas lecet, bekas jerawat, sampe yang terakhir bekas operasi cesar. Yang paling bikin saya resah, luka bekas jerawat dan cesar sih… Dulu kan saya jerawatan banget. Sekarang udah jauh mendingan. Bisa dibilang sembuh. Tapi bekasnya susah banget ilang. Memudar, tapi lama banget prosesnya. Luka bekas cesar juga masih meninggalkan bekas kecoklatan. Nggak sakit sih… Tapi malah belakangan jadi keloid.

Stretch Marks

Kurus-kurus begini punya stretch marks juga? Eits, jangan salah… Stretch marks itu beda lho sama selulit. Stretch marks timbul karena efek peregangan kulit yang melebar secara cepat, sedangkan selulit timbul karena adanya penumpukan lemak di bawah kulit. Kalau dari penampakannya, stretch marks itu garis/guratan merah, putih, atau kecoklatan, sedangkan kalau selulit bukan guratan tapi permukaan kulit bergelombang/kerut. Duh susah membahasakannya. Kalau saya bilang sih kayak gembur-gembur gimana gitu. Hehe…

Jadi stretch marks yang saya punya memang karena pada saat hamil berat badan saya kan naik sampe 14 kg. Nah beberapa bagian kulit kurang lembab dan ternutrisi dengan baik jadi elastisitas kulitnya nggak kuat nahan peregangan kulit saat hamil. Nyeselnya sekarang. Ya memang penyesalan selalu datang terakhir ya… 😦

Warna Kulit yang Nggak Merata

Kalau warna kulit yang nggak merata di badan, mungkin kita bisa agak cuek ya walaupun sebenernya nggak baik juga. Kalau warna kulit muka yang nggak merata? Pasti bikin nggak percaya diri. Iya, warna kulit muka saya nggak merata, soalnya saya nggak rajin pake sunblock. Tapi belakangan udah mulai aware dan agak rajin pakai sunblock. Hati-hati ya ladies, radiasi sinar matahari, sinar UV dari monitor laptop/PC, AC, dll itu bisa memperburuk kondisi kulit kita. Jadi mau outdoor ataupun indoor, usahakan selalu pakai sunblock.

Penuaan Kulit

Kenapa sih terjadi penuaan kulit? Penuaan kulit itu natural, wajar terjadi seiring bertambahnya usia. Tapi ada faktor lain juga yang bikin penuaan kulit berjalan lebih cepat, diantaranya stress, paparan sinar UV, gravitasi, dan radikal bebas. Buat anti aging treatment, bisa kita mulai dengan asupan makanan yang sehat, good life style, obat-batan (oral/topical), terapi hormon, dan tindakan medis seperti peeling, laser filler, botox, dll.

Kulit yang Dehidrasi

Dehidrasi pada kulit nggak cuma dialami sama wanita yang berkulit kering lho… Wanita yang punya kulit berminyak ataupun kombinasi juga bisa dehidrasi kulitnya. Contohnya saya. Saya cenderung punya kulit berminyak seperti ibu saya. Tapi saya pernah ngalamin juga pipi kering banget. Sampe berasa kasar dan gatel. Setelah saya coba cek, ternyata memang kulit saya dehidrasi. Karena nggak rajin ngerawat muka, jadi kelembapan alami kulit terkikis, terus banyak tumpukan kulit mati juga yang nyumbat pori-pori, jadi kulit muka keliatan kusam. Untung saya segera insyaf dan concern lagi merawat muka.

Bio-Oil, skincare serbaguna from head to toe.

Iya, Bio-Oil yang diformulasikan oleh kimiawan Jerman bernama Dieter Beier di tahun 1987 ini bisa dipakai mulai dari rambut sampe ujung kaki dengan extra benefit:

  • Memberikan nutrisi dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak pada rambut.
  • Menyamarkan warna kulit yang nggak merata (lutut, siku, leher, kaki).
  • Membantu memperbaiki dan mengurangi pembentukan strech marks.
  • Menghaluskan bagian kulit yang sangat kering (siku, tumit, kutikula).

Selain itu Bio-Oil juga udah terbukti secara klinis menunjukkan perbaikan tampilan kulit pada 5 masalah kulit yang saya sebutkan di atas tadi, plus kulit berjerawat. Loh, kulit berjerawat bisa membaik pake Bio-Oil? Oil?? Nyatanya memang udah ada yang membuktikan, bisa! Tapi mungkin bukan jerawat yang merah meradang gitu ya…

bio-oil-2

Mengapa Bio-Oil?

Mentang-mentang namanya Bio-Oil, jangan terkecoh sama kata-kata oil di sini ya… Mungkin ada yang masih ragu pakai skin care dalam bentuk minyak. Takut malah jadi licin berminyak. Apalagi buat yang kulitnya udah berminyak. Jangan kuatir, Bio-Oil ini nggak bikin kulit jadi berminyak kok. Soalnya gampang diserap kulit. Dan formulasi Bio-Oil merupakan kombinasi dari ekstrak tumbuhan dan vitamin yang tersuspensi dalam bahan dasar minyak. Minyak (yang bebas oksigen) memungkinkan ekstrak tanaman dan vitamin mempertahankan potensi yang mereka miliki.

Apa aja sih kandungan ekstrak tumbuhan dan vitamin di Bio-Oil?

  • Vitamin A – membantu peremajaan kulit, merawat elastisitas, serta merawat tekstur dan warna kulit.
  • Vitamin E – antioksidan yang paling banyak digunakan pada produk perawatan kulit saat ini, membantu memelihara kulit agar tampak sehat, serta membuat kulit lembut, halus, dan kenyal.
  • Minyak Kelendula – untuk merawat kulit sensitif, rusak, atau terbakar sinar matahari.
  • Minyak Lavender – menyejukkan kulit, memberikan manfaat menenangkan dan menyejukkan.
  • Minyak Rosemary – membantu menyegarkan, menyejukkan, dan menenangkan kulit.
  • Minyak Kamomil – menyejukkan dan menenangkan kulit, serta sangat bermanfaat untuk kulit sensitif.
  • Last but not least, Purecellin Oil – terobosan inilah yang mengurangi kekentalan formulasi, meningkatkan kemampuan aplikasi dan penyebaran pada kulit, serta membuat Bio-Oil mudah diserap oleh kulit. Juga bisa membuat kulit halus, lembut, dan kenyal.

Cara penggunaan Bio-Oil ini adalah dioleskan dua kali sehari selama minimal 3 bulan. Selama kehamilan, oleskan dua kali sehari mulai dari awal trimester kedua. Abis dioleskan, biar manfaatnya makin terasa di kulit, lakukan juga pijatan lembut searah jarum jam pada permukaan kulit yang bermasalah. Pijatannya beda-beda sesuai dengan treatment yang dilakukan. Ini cara coba fotoin cara pemakaian yang ada di leaflet dalam kemasan Bio-Oil.

brosur-bio-oil

Udah panjang banget kan tulisan saya? Hehe… Biar jelas yaa… Soalnya saya sendiri selama ini taunya Bio-Oil cuma buat stretch marks. Udah. Detailnya nggak ngerti, jadi belum tergerak buat coba walaupun selalu penasaran. Makanya saya jelasin panjaaaang di sini biar kalian tercerahkan *halah*

Buat yang pengen coba produk Bio-Oil ini, gampang banget ditemuin di Watsons ataupun store sejenis. Di supermarket juga kadang ada.

Harga Bio-Oil ukuran 60 ml  : Rp 120.000,-

Harga Bio-Oil ukuran 125 ml : Rp 200.000,-

Semoga bisa menjawab kegelisahan soal masalah kulit selama ini yaaa…. Berhubung saya baru mulai coba, jadi saya akan tulis pengalaman dan hasil pemakaian Bio-Oil saya 3 bulan dari sekarang. Doakan saya ya! 😉

Terima kasih udah membaca tulisan panjang saya.

signature-01

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

16 thoughts on “Mengatasi Stretch Marks dengan Bio-Oil”

  1. Bekas-bekas lukaku juga banyak nih dari bekas operasi, kena setrika, minyak goreng, sampai kebaret pojokan plat nomer. Semuanya meninggalkan bekas. Mau aku telatenin satu-satu biar dikit-dikit memudar nih.

    Like

  2. Psssst Mak, aku suka mikir kalo orang yg punya bekas luka itu keren lho hahahaha. Ya tapi kalo ‘mengganggu’ penampilan sih memang harus dihilangkan lah ya, asyik nih Bio Oil ini bisa buat menghilangkan bekas luka

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s