Kreasi MPASI Bernutrisi dengan Cerelac

judul-cerelacDi enam bulan pertama usia bayi, asupan yang paling baik bagi bayi adalah Air Susu Ibu (ASI). Tapi setelah enam bulan, bayi nggak cukup hanya diberi ASI karena kebutuhannya semakin bertambah. So, Makanan Pendamping ASI (MPASI) punya peranan sangat penting buat support kebutuhan asupan nutrisi bayi. Bagi sebagian ibu, mempersiapkan MPASI ini challenging banget. Mulai dari milih mau spoon feeding atau Baby-Led Weaning (BLW), instant atau homemade, sampai penyusunan variasi menunya. Ribet? Bisa jadi… Tapi worth it, demi masa depan anak kita.

Hari Minggu kemarin, saya dan beberapa emak dari Kumpulan Emak Blogger diundang oleh Cerelac-Nestle untuk ikutan acara “Kreasi MPASI Bernutrisi bersama Chef Steby Rafael” di Main Atrium Kota Kasablanka dalam rangka #150TahunCerelac. Kebetulan mall-nya lumayan gampang aksesnya dari rumah dan chef-nya ganteng, jadi saya makin semangat deh dateng ke acara itu. #gagalfokus Haha… Nggak deeng… Saya emang concern banget soal topik MPASI ini. Setiap hari sebelum saya berangkat ke kantor, saya sempetin masak menu makanan Aqila di hari itu. Kenapa? Karena saya mau make sure asupan nutrisi Aqila terpenuhi dengan baik. Selain itu saya juga emang suka sih bikin variasi menu makanan buat Aqila. Ada kepuasan tersendiri dan lumayan mengobati rasa bersalah karena nggak bisa seharian nemenin Aqila. *hiks, jadi mellow*

Mama dan Aqila yang selalu bersama ketika weekend
Mama dan Aqila yang selalu bersama ketika weekend

Kenapa sih MPASI penting?

MPASI nggak sekedar makanan padat supaya anak lebih kenyang. Setelah enam bulan, kandungan nutrisi (terutama zat besi) dalam ASI berkurang. Jadi perlu support dari MPASI untuk pemenuhan asupan zat besi anak. Dan kenapa zat besi jadi penting? Karena zat besi ini berperan penting dalam perkembangan sistem syaraf, yang ujung-ujungnya akan berpengaruh juga ke perkembangan otak dan aspek pertumbuhan lainnya. Soal perkembangan otak, selain faktor genetik, kemampuan kognitif juga dipengaruhi oleh nutrisi anak loh… That’s why dokter menyarankan Aqila minum suplemen zat besi supaya nanti lebih bagus konsentrasinya, katanya. Saya sih apa yang baik buat Aqila, pasti hayuk aja!

kandungan nutrisi Cerelac Pisang
informasi nilai gizi Cerelac Pisang

MPASI dengan Cerelac

Ada banyak aliran atau referensi soal panduan memberikan MPASI. Saya termasuk yang nggak saklek di satu aliran, tapi combine berbagai referensi yang sekiranya cocok buat saya dan Aqila. Sebagai ibu bekerja, kadang juga saya nggak punya banyak waktu buat masak tapi tetep pengen masakin makanan bernutrisi buat Aqila. Nah, ternyata Cerelac bisa jadi “cheat” buat ibu-ibu yang pengen masak enak bernutrisi tapi juga praktis. Selain kandungan nutrisi termasuk zat besi, Cerelac juga punya varian yang banyak, sesuai usia anak. Dan satu hal yang saya baru tau banget kemarin, Cerelac itu nggak boleh dimasak ataupun diseduh dengan air mendidih. Cukup diseduh dengan air hangat (maksimal 60 derajat Celcius) supaya bakteri baik dalam Cerelac itu nggak rusak/hilang. Wah, berarti ibu saya dulu salah dong ya nyeduhin buat sayanya pakai air panas dari thermos. Jujur, sebelumnya saya juga salah sih… Hehe… Tapi sekarang udah tau dong!

Kemarin Chef Steby demoin 3 resep MPASI pakai Cerelac, yaitu Crepes Cerelac Apel Pisang, Puding Cerelac Kurma Madu, dan Bubur Sayuran Ungu dengan Cerelac Wortel Bayam Labu. Setelah itu, emak-emak dari Kumpulan Emak Blogger ditantang buat ikutan lomba masak menu yang udah didemoin. Saya share resep yang kebetulan saya bikin pas lomba kemarin yaaa…

crepes
Crepes Cerelac Apel Pisang

Bahan crepes:

  • 75 gram tepung terigu
  • ½ butir telur
  • ¼ sdt garam (kemarin sih saya nggak pakai garam)
  • 160 ml susu cair
  • 1 sdt margarin/mentega, lelehkanIsi:
  • 20 gram Cerelac bubur susu pisang
  • 150 ml air hangat (kira-kira 40 derajat Celcius)
  • 1 sdt margarin/mentega (dilelehkan)
  • pisang raja matang

Saus apel:

  • ½ buah apel, kupas, parut halus
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 cm kayu manis batang
  • 1 sdt maizena, larutkan dengan 50 ml air
  • 1 sdm keju parut

Cara membuat:

  • Crepes: campur semua bahan crepes, aduk hingga rata. Panaskan pan dadar, oleskan margarin dan tuang adonan untuk membuat dadar tipis.
  • Isi: seduh cerelac dengan air hangat, sisihkan. Panggang sebentar pisang di atas pan yang sudah diberi margarin sedikit, sisihkan.
  • Saus apel: campur apel yang sudah diparut, kayu manis, dan gula pasir, masak sampe harum. Masukkan larutan maizena, masak sampe mengental, angkat.
  • Ambil selembar crepes, oles dengan campuran isi lalu letakkan satu buah pisang, gulung sampe padat dan rapih.
  • Potong gulungan crepes di atas piring saji, siram dengan saus apel dan taburan keju parut.

Sayang banget saya nggak sempet motret hasil jadi versi utuhnya karena keburu Aqila minta nenen. Untuk ada Mak Fitri nih yang sempet motret kelompok saya. Oiya, lomba masaknya berkelompok. Satu kelompok bertiga, dan kelompok saya menang juara satu masak crepes tadi. Yeay!

group
Mak Ade – saya – Mak April

Jadi, pake bubur instant bukan berarti kita nggak bisa berkreasi. Kita tetep bisa explore kreasi menu masakan buat MPASI. Kalau saya cari insight buat bikin menu makanan Aqila, biasanya sih saya ngebayangin makanan orang dewasa yang biasa saya makan atau yang lagi pengen saya makan. Nah, setelah nemu idenya baru bikin adjustment resep buat MPASI, karena kan ada bahan makanan yang sudah boleh atau belum buat usia anak, serta yang paling penting adjustment rasa yang masih aman untuk anak. Buat MPASI, kita mesti kontrol banget porsi gula dan garam, jangan kebanyakan. Dalam sehari kalau bisa jangan memberikan garam lebih dari ½ sendok teh. Kalau saya masak sih cuma saya tambahin garam seujung sendok kecil aja atau tanpa garam lagi kalau udah pakai bumbu kaldu (non MSG). Soalnya kan kita nggak bisa ukur juga kandungan garam yang udah ada di keju atau makanan lainnya yang kita berikan.

Happy cooking ya Maks! 🙂

signature-01

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

26 thoughts on “Kreasi MPASI Bernutrisi dengan Cerelac”

  1. Wah… ternyata Cerelac udah 150 tahun ya mak silva. Kandungan di dalam cerelac sudah terpercaya oleh jutaan mak – mak dong ya…. Mau belajar berkreasi dengan cerelac ah….Thanks mak infonya 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s