#OneDayTrip ke Taman Safari

Setuju nggak kalau tinggal dan atau bekerja di Jakarta itu stressful? Setidaknya butuh sesekali weekend getaway atau one day trip ke manaaa gitu buat refresh jiwa raga. Nggak perlu jauh, yang penting kita bisa menikmati suasana yang berbeda dan sejenak lepas dari rutinitas bekerja atau pekerjaan rumah. Minggu lalu, saya ambil cuti sehari di hari Kamis buat one day trip ke Taman Safari bersama keluarga. Yeay!

family-picKenapa saya pilih weekdays? Soalnya kalau weekend ke arah Cisarua tentunya harus berangkat pagi sekali untuk antisipasi macet. Kebetulan suami saya juga bisanya pas weekdays. Nah, berhubung weekdays, kami masih agak santai persiapannya. Pagi hari saya masih sempat memasak bekal makanan untuk Aqila sekaligus menyiapkan sarapan untuk kami sekeluarga. Untuk makanan Aqila, sengaja saya bawa yang nggak gampang basi, yaitu macaroni aglio olio dan nasi+sop. Cemilannya saya bawa buah potong dan roti isi.

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 09.30. Agak kesiangan sih sebenernya… Udah gitu salah ambil jalan. Kami pilih lewat toll JORR dan ternyata macet karena banyak barengan sama truk, kontainer, dan kendaraan besar lainnya. Pengalaman deh… Better lewat toll Cawang lanjut Jagorawi dst. Tapi it’s okay, masih ketolong lah karena weekdays. Sampai Cisarua udah menjelang jam 12 siang. Akhirnya kami mampir ke Cimory Riverside dulu buat shalat dan makan siang. Di Cisarua ini ada 2 restoran Cimory, yaitu Cimory Riverside dan Cimory Mountain View. Dari namanya udah ketauan ya perbedaannya. Saya pilih yang Cimory Riverside karena ada playground area. Jadi buat yang bawa anak-anak, recommended deh… Makanan di Cimory ini juga macem-macem. Jangan cuma kebayang susu sama yoghurt ya kalau denger Cimory. Karena di restoran Cimory ini juga ada makanan berat mulai dari Indonesian food sampai western food.

Setelah dari Cimory, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Taman Safari. Cuaca saat itu enak banget. Nggak panas karena agak mendung tapi juga nggak hujan. Jadi sejuk, adem, enak deh buat jalan-jalan. Nggak lama kami sampai di Taman Safari karena jalanan lumayan lancar. Ini adalah kali kedua saya ke Taman Safari. Yang pertama waktu saya SMP dan itu udah lama banget. Lupa kayak apa dalemnya. Suamipun terakhir ke sana pas masih kecil. Kalau buat Aqila, tentunya ini pengalaman pertama ke Taman Safari. Bahkan ke kebun binatang pun belum pernah. Hehe….

gerbangHarga tiket masuk ke Taman Safari ini Rp 150.000,- untuk orang dewasa, plus tambahan biaya Rp 15.000,- kalau bawa mobil pribadi. Berhubung Aqila masih belum 2 tahun, masih gratisan alias nggak bayar tiket masuk. Selain tiket masuk Taman Safari, kita juga dapat voucher untuk naik wahana permainan dan tiket parkir.

First stop saat memasuki Taman Safari adalah area gajah. Gajahnya ada banyak. Aqila langsung bengong dan takjub ngeliatnya. Haha… Norak deh belum pernah liat gajah di dunia nyata soalnya. Berhubung posisi gajah agak jauh dari jalan, jadi kami berani buka kaca biar Aqila dan mamanya makin puas liat gajah. Oiya sebelum masuk Taman Safari, banyak yang jual wortel untuk makanan binatang. Tapi kami sengaja nggak beli karena nggak berniat buat kasih makan binatang. Toh, ada himbauannya juga kan untuk nggak memberi makan para binatang. Alibi juga si, karena sebenernya mama papanya yang takut. Hihihi…

gajahHampir setiap area binatang kami sempatkan untuk berhenti dan bercerita ke Aqila itu hewan apa dan menirukan suaranya. Most of the time kami tetap stay di dalam mobil dan nggak buka kaca. Pastinya untuk alasan safety. Bawa anak kecil bok. Udah gitu saya agak parno kalau sampe kepala binatang yang lagi seliweran di jalan tiba-tiba masuk lewat jendela mobil. Jangankan sama rusa, sama kucing aja saya takut. Tapi di depan Aqila saya berusaha setegar mungkin sih supaya nggak keliatan takut.

Selesai melihat-lihat binatang, kami parkir dan masuk ke area permainan. Permainannya pun banyak banget. Nggak cuma ada atraksi binatang, naik gajah atau unta, tapi juga macam-macam wahana permainan macam di Dunia Fantasi (Dufan). Ada bianglala, kincir angin, komidi putar, rumah hantu, kereta, gondola, dan masih banyak lainnya. Karena weekdays, area wahana ini pun relatif sepi. Jadi enak banget nggak pake antri kalau mau naik wahana. Aqila sih belum naik wahana apapun, cuma keliling aja sambil disuapin makan. Andai belum keburu sore, saya pengen banget ikutan naik wahana permainan di sana.

Well, area Taman Safari ternyata luas banget. Bisa seharian penuh untuk menjelajah semua isinya. Sayang kami cuma punya waktu nggak sampe setengah hari buat menjelajah. Will do visit another time sih… Karena nyaman dan menyenangkan banget. Area permainan juga relatif bersih dan banyak tempat sampah. Sarana ibadah dan toiletnya pun bersih. Mungkin lain waktu saya akan ke sana lagi dan coba menginap di penginapan yang ada di dalam area Taman Safari. Atau ada yang udah pernah coba menginap di sana? Share cerita dan rekomendasinya dong…. 😉

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s