IDEATALKS Sharing at IDEAFEST 2016

ideatalk-newBelakangan semangat belajar saya lagi mulai membara lagi setelah sengaja melambatkan ritme diri karena hamil dan melahirkan. Bukan karena proses kehamilan dan persalinan yang berat atau menghambat, saya hanya ingin fokus dan menikmati masa-masa itu saja. Walaupun di sisi lain saya tetap bekerja seperti biasa, tapi menurut saya (jujur) belum extra miles. Nah, setelah satu tahun pertama berstatus ibu terlewati, saya merasa perlu catch up my own performance. Ceilaah…

Jadi ceritanya minggu lalu saya lagi browsing, lalu ketemu info soal IDEAFEST 2016. Dengan main idea “SHIFT (THINK)?” dan sederet topik-topik menarik yang ditawarkan di IDEATALKS, IDEAFEST 2016 ini sukses bikin saya mupeng. Honestly, harga tiket masuk IDEATALKS tidak murah bagi saya. Lebih dari Rp 600ribu. Tapi saya punya alasan sampai ngerasa harus banget dateng ke acara ini, bahkan sampai minta cuti sehari dari kantor buat dateng ke JCC Senayan Jumat kemarin. Untung jatah cuti saya masih banyak. Hehe

Di IDEATALKS, ada 9 ruangan yang masing-masing memiliki 6-9 topik dengan pembicara hits dan sesuai topik yang di-share. Mostly tentang marketing, personal improvement skill, fenomena social media dan internet, start up business, fintech, dan topik lain terkait ekonomi kreatif yang sedang berkembang di Indonesia. Menarik. Menarik banget. Tapi sayang saya datang agak kesiangan jadi nggak bisa ikut dari sesi pertama.

Ini kelas yang berhasil saya ikuti di IDEATALKS:

Who run the world? Moms!

Kenapa saya tertarik ikutan kelas ini? Tentu karena ada kata “Moms” di sana. Haha… Pembicara di kelas ini adalah Jennifer Bachdim dan Astrid Satwika. Mereka share soal bagaimana mereka menjalani peran sebagai seorang ibu (fulltime mom) sekaligus content creator di blog dan akun social media mereka yang follower-nya udah ratusan ribu. Agak beda sih background-nya sama saya, jadi saya kurang tune in dan nggak bisa interaktif. Parahnya lagi, saya belum follow mereka berdua di Instagram maupun Youtube, jadi hmmm…. gitu deh.. Abis itu saya baru follow. :p

Bank loans for startup, yes or no?

Berhubung saya kerja di bank, pasti penasaran dong sama topik ini. Pembicara di kelas ini dari instansi BNI, DBS Bank, dan LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir). Sebenernya saya ngarep dapet insight banyak di kelas ini, tapi ternyata memang untuk prosedur serta peraturan terkait pembiayaan yang dilakukan oleh semua bank masih sama, belum ada inovasi khusus. Tapi dari kelas ini saya jadi tau kalau DBS sudah mengembangkan platform yang mengakomodir komunitas pebisnis atau start up untuk berdiskusi, membaca artikel seputar bisnis dan isu terkait yang sedang berkembang, serta ada fitur chat-nya juga. Nama aplikasinya DBS Business Banking, ada di Playstore maupun Apps Store. Saya langsung download. Lumayan nimba ilmu gratis. Aplikasi ini dibuka untuk umum, jadi nggak harus punya rekening DBS.

Impact investing 2.0.

Kelas ini membahas soal micro financing yang dilakukan oleh Amartha dan Gandengtangan.org. Bedanya kalau Amartha sudah lebih firm untuk hitung-hitungan bisnisnya baik bagi investor maupun peminjam, sedangkan untuk Gandengtangan konsepnya pinjaman tulus, jadi emang yang minjemin nggak ngarepin bunga. Keduanya sama-sama bertujuan membantu orang yang butuh pembiayaan untuk usahanya tapi bisa dibilang belum bankable. Ada juga salah satu platform crowdfunding yang jadi pembicara di sini, yaitu Kitabisa.com. Di sana kita bisa donasi bahkan memulai galang dana untuk siapapun yang ingin kita bantu. Buat saya ketiganya menarik. Ide bagus yang lahir dari fenomena yang sebenernya sering banget kita lihat.

Skills to design your life

Ini kelas terakhir yang saya ikuti walaupun sebenernya masih banyak kelas lain sampai malem. Pembicara kelas ini Rene Suhardono. Favorit deh kalau orang ini. Beberapa kali ngundang Rene untuk acara sharing di kantor dan selalu seru. Kelas ini penuh banget, sampe pada berdiri dan duduk di lantai. Topik yang dibahas tentang “skills to design your life”, tapi tetep ada nyrempet soal passion. Sampai sekarang saya masih inget banget apa kata Rene soal passion di buku pertamanya (CMIIW):

“Passion is not what you’re good at, but you like the most.”

img_2028Well, sebenernya masih banyak yang pengen saya ikutin, tapi berhubung cuma punya waktu sampai sore dan harus segera kembali ke pelukan Aqila, jadi saya memutuskan untung pulang. Buat yang penasaran sama  IDEATALKS, beberapa materi di-upload juga di http://kompasmuda.com/ideas.

Terima kasih sudah membaca sharing saya soal IDEATALKS – IDEAFEST 2016. Are we ready for SHIFT (THINK)? 😉

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s