Essential Oil in My Daily Life

yleo-1Memenuhi janji saya di post sebelumnya “Must Have Items buat Para Ibu“, kali ini saya mau cerita soal pengalaman saya pakai Young Living essential oil (YLEO). Belakangan pasti udah sering denger ya yang namanya essential oil. Ada banyak merk essential oil, tapi sejak tahun lalu diperkenalkan YLEO sama Mba Diana, instruktur prenatal yoga saya, cuma merk itulah yang saya pakai sampai sekarang.

Banyak teman dekat saya yang nanya-nanya soal YLEO ini karena saya pernah beberapa kali post di social media. Saya tulis di sini aja yaa… Oiya, saya bukan praktisi kesehatan dan bukan konsultan YLEO juga. Saya cuma pengguna, jadi kalau ada yang belum tepat, boleh dikoreksi.

Apa sih essential oil? Gampangnya, bahan-bahan alami (bunga, rempah, buah, dll) yang diekstrak menjadi oil tanpa campuran bahan lainnya. Kalau untuk YLEO, harganya bervariasi tergantung dari bahan yang diekstrak. Tentunya makin langka atau mahal harga bahannya, harga oil-nya pun pasti makin mahal.

Setau saya, ada 3 cara memakai essential oil. Pertama, dengan cara oral atau diminum. Bisa ditetes terus langsung minum, dicampur ke minuman, atau dimasukkan ke kapsul. Tapi nggak semua essential oil bisa diminum ya… Yang pernah saya coba minum so far si lemongrass buat dicampur ke es teh. Seger beneeerr… Kedua, dengan cara diffuse, yaitu diteteskan ke diffuser (dicampur dengan air tentunya). Pemilihan diffuser ini juga mesti diperhatikan. Pilih diffuser dengan uap keluaran yang dingin ya… Bukan semacam pembakar aromaterapi yang uap keluarannya panas. Ketiga, dengan cara dilute, yaitu oles langsung ke permukaan kulit. Bisa juga dicampur dengan carrier oil seperti Virgin Coconut Oil (VCO), olive oil, atau minyak nabati lainnya. Untuk pemakaian ke kulit bayi, mesti dicampur pakai carrier oil biar nggak terlalu strong.

Apa aja sih varian YLEO? Ada banyaaak… Tapi berdasarkan baca review sana-sini, ada 5 varian essential oil yang wajib dimiliki, yaitu lemon, R.C., lavender, peppermint, dan thieves.

yleo-2

  1. Lemon : saya pakai untuk immune booster. Bisa juga buat skincare atau bantu nurunin berat badan.
  2. R.C. : kepanjangannya, Respiratory Congetion. Sesuai namanya, ini buat bantu menyembuhkan permasalahan terkait pernapasan seperti hidung tersumbat, batuk, pilek, dsb. Ini merupakan oil blend, campuran dari Spruce, Cyprus, dan Eucalyptus oils.
  3. Lavender : saya pakai untuk relaksasi dan skincare (buat serum wajah, luka bekas terbakar, dan gigitan serangga). Lavender ini bisa dibilang yang paling serbaguna. Jadi buat yang punya budget terbatas tapi pengen coba YLEO, coba lavender dulu deh…
  4. Peppermint : saya pakai untuk bantu nurunin demam, ngilangin pusing/mual, dan menyegarkan hidung yang mampet.
  5. Thieves : saya pakai untuk “pembersih” dan penangkal virus. Jadi kalau abis bersih-bersih kamar, saya suka diffuse thieves biar kamar berasa bersiiiih banget. Atau bisa dilute untuk tameng dari virus-virus kalau mau bepergian ke tempat umum. Ini merupakan oil blend, campuran dari Clove, Lemon, Rosemary, Cinnamon, dan Eucalyptus.

Di luar dari yang saya sebutkan di atas, masih banyak varian dan kegunaan YLEO, selengkapnya bisa dilihat di www.youngliving.com.

Semoga lumayan menjawab yaa.. pertanyaan-pertanyaan basic seputar essential oil, terutama Young Living. Sampai sekarang saya juga masih explore varian-varian lainnya, dan nanti akan saya share lagi. ๐Ÿ˜‰

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

11 thoughts on “Essential Oil in My Daily Life”

  1. Hmmm.. aku kira essential oil cuman utk cantik2an doang.. ternyata ada yg bisa utk melegakan pernafasan juga ya.. trus itu alatnya beli sekalian dg essential oil nya atau terpisah? Merk apa ya yg bagus utk alatnya?

    Like

    1. Banyak banget manfaatnya Mba…
      Kalau diffuser yang merk Young Living ada juga, tapi aku belinya yang merk ultrasmit. Ada di Ace Hardware. Jauh lebih murah dari yang merk Young Living soalnya… hehe
      Yang penting prinsip diffuser-nya adalah yang uap keliarannya dingin Mba, supaya tidak merusak essential oil. Jadi bukan semacam dibakar.

      Like

      1. Wanginya sih lumayan tahan lama…Tapi emang fungsi utamanya ngga buat sekedar wewangian. Nggak semua varian sifatnya menghangatkan Mba… Kalau buat dipakein ke bayi, harus dicampur carrier oil semacam VCO atau olive oil.

        Like

      2. Hihihi.. i am referring the diffuser mb..
        Yg merk itu ada complain ga selama pemakaian?
        Trus kalo dipake diffuse myk kayu putih bisa ga alatnya..

        Like

      3. Ooo..haha… Sejauh ini nggak ada complain sih… Cuma mesti dijauhkan dari anak2 karena bagian tutupnya terbuat dari kaca. Takut pecah kalau kebanting. Aku belum coba diffuse minyak kayu putih, tapi mestinya bisa. Dicampur air ya kalau diffuse…

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s