Variasi MPASI Praktis Bagi Ibu Bekerja

IMG_0693 (2)
Aqila ngemil sambil nungguin Mama makan.

Nggak kerasa petualangan MPASI Aqila udah mau 6 bulan. Dari yang excited banget nyusun menu MPASI harian, weekend groceries, pasang surut semangat masak MPASI di tengah-tengah daftar pekerjaan ini itu, sampai dengan sudah terbiasa dengan rutinitas masak MPASI buat Aqila.

Buat para ibu bekerja, apalagi yang kerjaannya jauh dari rumah dan harus masuk pagi seperti saya, pastilah menghadapi tantangan tersendiri dalam menyiapkan MPASI untuk buah hati. Walapun saya ibu bekerja, tapi saya punya komitmen ke diri saya sendiri untuk memasak MPASI buat Aqila dengan tangan saya sendiri. *dramatis banget ya kan bahasanya :p* Kenapa sih repot-repot? Memangnya sempat? Eitss, nyatanya sempat tuuuh sampe sekarang. Yaa walaupun sesekali absen juga si… Tapi saya tetap concern ke nutrisi yang diberikan ke Aqila. Kalau pas absen, saya akan beli MPASI di catering bayi atau MPASI dalam kemasan (saat urgent atau travelling).

Saya mau share di sini, kalau ternyata mempersiapkan MPASI bagi ibu bekerja itu bisa dibuat praktis kok. Ini beberapa hal yang rutin saya lakukan:

  • Pertama, saya susun tabel menu makan Aqila dalam sebulan (belakangan per 2 minggu, hehe). Ini sangat bermanfaat, karena kita jadi bisa atur asupan nutrisi per harinya dan menghindari menu yang itu-itu aja. Bisa juga jadi panduan dalam belanja. Jadi belanjaan bisa pas. Tidak kurang, tidak lebih, dan tentunya tidak pusing tiap hari harus belanja apa.
  • Berhubung Senin-Jumat saya bekerja, jadi Sabtu/Minggu saya sempatkan waktu untuk belanja bahan-bahan makanan yang diperlukan sesuai dengan jadwal menu 1 minggu ke depan. Saya sangat menikmati sekali weekend groceries ini. Soalnya saya memang paling suka kalau suruh belanja bahan makanan. Hihihi….
  • Untuk bahan makanan hewani terutama daging dan ayam, setelah saya beli langsung saya bersihkan dan rebus dulu dengan bumbu dasar bawang putih+merah geprek, batang sereh, dan daun bawang+seledri. Kenapa? Biar nggak amis dan bisa tahan lebih lama. Setelah direbus sampai matang, saya masukkan kotak penyimpanan, lalu disimpan di kulkas. Kalau mau masak dengan bahan ini, praktis tinggal ditambahkan aja ke masakan. Nggak perlu dimasak lama-lama karena kan sudah matang duluan. Sedangkan untuk ikan, biasanya saya potong-potong sesuai porsi sekali makan Aqila, lalu saya masukkan ke baby cubes dan disimpan di freezer agar tahan sampai seminggu. Tiap mau masak ikan tinggal ambil satu atau dua baby cubes aja tanpa harus defrost berulang kali, jadi sisa ikan yang belum mau dimasak tidak rusak.
  • Setiap pagi sebelum berangkat ke kantor, rata-rata saya membutuhkan waktu sekitar 20-40 menit untuk menyiapkan menu makan Aqila dalam sehari. Pagi biasanya menu makan Aqila buah atau buah+oat atau jenis umbi-umbian. Yang pasti jarang sekali saya kasih nasi. Kalau menu siang dan sore hampir selalu saya samakan agar cukup sekali masak. Menunya bubur nasi putih/nasi tim putih plus 1 menu yang saya masak. Menu yang saya masak ini prinsipnya harus ada sayur, protein/lemak hewani, dan protein/lemak nabati. Pada dasarnya ada 4 jenis variasi MPASI yang praktis namun tetap mengandung 3 komposisi prinsip yang saya sebutkan tadi, yaitu:

Perkedel kukus. Isinya: tahu, ayam/daging sapi giling/ikan teri, dan sayuran (bisa satu atau beberapa jenis sayuran). Semua bahan saya masukkan ke baby food processor plus bumbu bawang putih+merah untuk dihaluskan, lalu dimasukkan ke baby pot dan dikukus. Kadang saya campur keju parut juga sebelum dikukus biar gurih.

IMG_0641Sop pelangi. Isinya: tahu/tempe/kacang-kacangan/jagung, ayam/daging sapi giling/ikan, dan sayuran (bisa satu atau beberapa jenis sayuran). Semua bahan saya potong kecil-kecil lalu saya rebus dengan air matang dan dibumbui bawang putih+merah plus daun bawang+seledri.

FullSizeRender (2)Perkedel panggang. Ini hampir sama dengan bahan perkedel kukus. Cuma bedanya adonan dimasukkan ke aluminium foil dan dipanggang. Biar praktis saya panggangnya pakai happy call.

FullSizeRender (1)Orek telur sayur. Isinya: tahu/tempe (optional), kuning telur, unsalted butter, dan sayuran (bisa satu atau beberapa jenis sayuran). Ini jadi andalan kalau stok ayam/daging sapi/ikan habis. Semua bahan sayuran dipotong kecil-kecil lalu direbus sampai matang. Unsalted butted dilelehkan, masukkan bawang putih/bombay cincang halus, kuning telur, diorak-arik, lalu masukkan sayuran dan beri sedikit air matang. Tumis-tumis sebentar, jadi deh…

FullSizeRender (3)

Nah, praktis kan? Di luar 4 jenis variasi tadi, saya juga coba berbagai menu lain yang saya post di Facebook saya. Tapi most of the time 4 jenis variasi itu, tinggal dimodifikasi aja komposisinya. Dalam membuat menu dalam sehari, sengaja saya buat warna-warni bahan makanannya. Karena warna bahan makanan kan bisa merefleksikan kandungan nutrisi di dalamnya, jadi biar nutrisi yang masuk ke Aqila beragam aja sih… Misal sarapan sudah pepaya (warna oranye), untuk sayur saya akan pilih yang warna hijau seperti brokoli/phakchoy, bukan wortel.

Jadi buat ibu bekerja, yuk tetap semangat masakin MPASI! 🙂

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s