Tips ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja

Mungkin hampir semua ibu menghendaki ASI eksklusif untuk bayinya. Namun ASI itu rezeki dari Tuhan, masing-masing orang diberikan jumlah yang berbeda-beda. Ada yang seret, ada yang cukup, ada yang sangat melimpah. Alhamdulillah saya termasuk yang diberi rezeki ASI yang cukup sampai sejauh ini (usia anak saya 8 bulan). Saya tergerak menulis ini karena mendengar cerita beberapa ibu yang terpaksa berhenti bekerja karena persediaan ASIP (Air Susu Ibu Perah) tidak mencukupi. Terlepas dari pilihan ibu mau bekerja atau di rumah yaa….

Dari sejak mengandung Aqila, saya sudah bertekad untuk memberikan ASI eksklusif untuk Aqila. Kelas laktasi pun saya ikuti. Memasuki bulan ke-9 saya kaget karena sudah keluar kolostrum dari payudara (PD) saya. Tapi ternyata itu memang dimungkinkan dan bukan masalah/kelainan. Justru saya bahagia, “Aha, it’s a good sign“, pikir saya waktu itu. Makinlah saya semangat. Saya langsung beli Medela Swing breastpump dan memasukkan-nya ke dalam list barang yang saya packing untuk dibawa ke rumah sakit saat persalinan. Iya, bahkan saat saya di rumah sakit saya sudah mulai memerah ASI. Haha… Terlalu semangat 45 yak šŸ˜€ Padahal yang keluar baru kolostrum aja. Sampai di rumah, saya tetap lanjut memerah. Jadi misal PD kanan buat nyusuin, PD kiri diperah, dan seterusnya. Awalnya dapet 40 ml aja udah seneng banget. Lalu mulai 70-80 ml sekali perah. Girang banget. Sampai pada akhirnya saya melihat foto hasil perahan teman yang di atas 100ml. Wow, ternyata bisa sebanyak itu ya?! Lalu saya mencoba pijat laktasi dan hasilnya lumayan. Sejak saat itu saya bisa menyentuh 100ml bahkan lebih tiap kali perah.

Selama cuti, saya terus rajin perah, pijat laktasi, kompres PD pakai air hangat, sampai tiba saatnya saya harus bersiap masuk kantor lagi. Stok ASIP saya cukup aman, ada lebih dari 100 kantong yang masing-masing berisi sekitar 80ml-120ml. Saya sampai numpang di freezer mertua saya karena freezer saya sudah full ASIP. Saya juga membeli satu breastpump lagi Medela Harmony supaya bisa perah dua PD berbarengan saat di kantor. Selama di kantor biasanya saya bisa memerah 360ml-480ml per hari. Sedangkan konsumsi ASIP Aqila selama saya tinggal ngantor bisa 400ml-800ml. Tekor? Iya bangeeet.. Tapi untungnya sudah stok ASIP lumayan banyak sewaktu cuti, jadi aman.

stok ASIP Aqila (8mo)
stok ASIP Aqila (8m+)

Sekarang ini konsumsi ASIP Aqila sudah tidak terlalu banyak karena sudah mulai makan (MPASI). Jadi saya sudah tidak tekor lagi. Stok ASIP bisa terjaga konstan di angka sekarang. Alhamdulillah….

Dari pengalaman saya tersebut, saya mau berbagi sedikit tips buat ibu bekerja yang ingin tetap memberikan ASI eksklusif:

  • Pertama, kita harus bertekad dulu dan yakin bahwa kita pasti bisa!
  • Bekali diri dengan pengetahuan yang cukup seputar ASIP. Mulai dari cara perah, penyimpanan, dan media pemberiannya kepada bayi. Sekarang ini sudah banyak milis, artikel online, buku, referensi, dan kelas laktasi sebagai sumber informasi. Saya kebetulan ikut kelas laktasi (gratis) di rumah sakit tempat saya bersalin.
  • Persiapkan alat perah atau pompa ASI yang nyaman.
  • Stok botol atau kantong untuk menyimpan ASIP. Pastikan memang khusus untuk ASI atau minimal foodgrade dan kuat masuk freezer. Kalau saya memilih kantong ASI agar menghemat tempat.
  • Perah ASI as soon as possible. Jangan tunggu menjelang cuti habis baru mulai stok. Awal menyusui memang PD masih terasa sakit, tapi waktu itu saya tetap hajar perah juga. Demiiii… Setelah 2 minggu juga sudah tidak berasa sakit. Soal sakit ini saya sudah persiapkan dari sebelum melahirkan, makanya saya sedia Buds nursing salve.
  • Produksi ASI bisa distimulus dengan sering-sering disusuin atau diperah. Namun supaya ASI keluar deras, faktor psikologis lah yang sangat berpengaruh. So, stay happy ya mom! šŸ™‚

Semangat ngASI ya buibuuu….

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

2 thoughts on “Tips ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s