Yes, I’m a working mom.

Sudah hampir 3 bulan masuk kerja setelah cuti melahirkan. Sudah terbiasa dengan rutinitas baru antara bekerja dan mengurus rumah plus baby (ya walaupun dibantu asisten di rumah). Soal judul post ini, bukan ingin membuka perdebatan working mom atau fulltime mom. Sudah cukup mom’s war di luaran sana. Kalau saya sih selow aja…. Masing-masing punya pilihan dan konsekuensi.

Saya sudah pernah ngerasain jadi full time mom. Setidaknya sekitar 2 bulanan selama cuti melahirkan. Seru, capek, jenuh, bahagia, semuanya ada. Setelah itu ngerasain jadi working mom karena statusnya memang masih bekerja. Jadi working mom di ibu kota ini nggak gampang tauuu… Challenging! Tapi keduanya tetep bisa bikin happy yang penting anak sehat! :*

Anyway, saya bersyukur banget sudah jadi golongan orang-orang yang dipercaya dititipin anak yang alhamdulillah sehat (dan semoga sehat terus ya nak…). Aqila, anak pertama saya, perempuan, lucu, dan menggemaskan. Alhamdulillah…

Aqila umur 2 bulanan, foto oleh: Hera Pictures (@herapictures)
Aqila umur 2 bulanan, foto oleh: Hera Pictures (@herapictures)

 

Author: Silva

A long distance wife, working mom, and breastfeeding mother who's eager to learn more about raising a kid. Live today with passion and plan tomorrow with mission. Contact: silva.fauziah@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s