Turning Point of Life

silvafauziah.com
turning point of life

How to summarize 2 years++ moment of life?

Iya, ternyata memang selama itu aku nggak menyentuh lagi blog ini. Hihihi… Long story short, 2018 ada tahun jungkir balik aku. 2018 hit me very hard! Dan tahun 2019 adalah tahun di mana aku mencoba hal-hal baru dan membuat keputusan-keputusan besar, diantaranya berhenti bekerja dan pindah tinggal ke negara tetangga.

Sejak Juli 2019 aku resmi tidak bekerja kantoran dan beralih okupasi jadi so called stay at home mom. Buatku, itu keputusan sangat besar yang pernah kuambil. Sejak lulus kuliah, alhamdulillah aku langsung dapat pekerjaan yang kemudian aku tekuni sampai sembilan tahun lebih. Terlepas dari tantangan dan hal-hal tidak menyenangkan yang terjadi dalam urusan pekerjaan, buatku bekerja itu menyenangkan. Bahkan ketika sudah menjadi ibu, bekerja juga tetap masih menyenangkan. Terkadang waktu bekerja bisa buat “me time” ibu dari urusan rumah dan anak. Ya nggak? *calling all working mothers out there* Tapi untuk alasan yang lebih besar lagi, aku mantap memutuskan untuk berhenti bekerja. 🙂

Setelah resmi jadi pengangguran, aku dan anakku menyusul suami, pindah tinggal ke Kuala Lumpur, Malaysia. Untuk pertama kalinya kami tidak long distance relationship lagi. Bahagia? Iyalah… Tapi ya susah juga. Karena masih butuh banyak penyesuaian dari biasanya punya keleluasaan dan kebiasaan sendiri-sendiri jadi harus saling adaptasi tiap hari ketemu. Sampai sekarang masih penyesuaian terus sih… Kayaknya gak bakal 100% cocok (mengingat karakter dan tabiat masing-masing), cuma butuh nerima dan ngertiin aja. Susah lho buat orang yang sama-sama keras kepala :p

Belum habis tahun 2019, kami harus menghadapi another turning point of life. Setelah semua drama resign, mengurus visa (nanti aku akan share tentang ini), ternyata cerita hidup bersama sekeluarga di Kuala Lumpur tidak berlangsung lama saudara-saudara! Haha… *ketawa miris* Allah sayang sama kami dan punya rencana lain. Suami saya pindah kerja ke tempat lain. Lain negara lagi. Tapi untungnya negara tujuan berikutnya masih family friendly, jadi aku dan anakku bisa nyusul juga. Semoga urusan visa dan lain-lainnya lancar. Aamiin

Demikian sekilas update setelah hiatus cukup lama dari blogging. Post pertama menuju resolusi rajin blogging 2020. Semoga tahun ini membawa kebaikan untuk kita semua. Aamiin. 🙂

 

silvafauziah

“Oleh-oleh” Gala Premiere Film Critical Eleven

gala premiere critical eleven

Hai, I’m back! ;p

Fiuh… Setelah marathon dengan banyak tugas dan peran yang “serius”, saya cenderung jadi orang yang serius walaupun tetep punya selera humor. Saya lupa kapan terakhir nonton film drama romantis ataupun baca novel picisan. Kayaknya udah lama banget. Terus minggu lalu, tepatnya hari Jumat (5/5), saya berkesempatan datang di acara gala premiere pemutaran film Critical Eleven plus ngeliat langsung hampir semua aktor dan aktrisnya di Plaza Indonesia, Jakarta. Iya, film ini diadopsi dari novel dengan judul yang sama, karya Ika Natassa yang laris manis pake banget. Udah gitu aktornya Reza Rahadian. Makanya saya semakin excited buat nonton. He never fails to impress me as an actor. Oh, tenang… I will not spoil you more than the synopsis did. 😉 Continue reading ““Oleh-oleh” Gala Premiere Film Critical Eleven”

Contemplation #1 : Rush Life, Meaningless Moment

Pertama, mau ngasih disclaimer dulu. Walaupun judulnya kem-Inggris, tapi isi tulisannya bahasa Indonesia kok. Eh, campur-campur juga sih… Bukan sok gaya ya, tapi ada beberapa hal yang (menurut saya) lebih terdengar dramatis kalau pakai ungkapan bahasa Inggris. *halah*

Beberapa waktu belakangan saya ngerasa hidup saya riweuh banget. Kayaknya lots of things to do but no much time. Sehari 24 jam berasa kurang. Ngerjain apa aja sih? Banyak… Kerjaan kantor yang load-nya jadi banyak banget, tugas rumah tangga yang semakin challenging karena anak semakin bertumbuh dan berkembang, ambisi pribadi seorang wanita yang nggak bisa diem dan banyak maunya, kondisi perjuangan perjalanan berangkat-pulang ke kantor yang makin aduhai, dan hal-hal lainnya. Rasanya kepala penuh dan saking capeknya, badan sampe udah nggak ngerasa lemes/capek lagi. Fully loaded. I want to take a break for a while, to live more and feel more about life. Continue reading “Contemplation #1 : Rush Life, Meaningless Moment”

Baca Ini Dulu Sebelum ke Big Bad Wolf 2017 Jakarta

vip ticket bbw

Haii… para pecinta buku atau book hunters! Udah tau belum kalau sekarang lagi ada pameran buku besar-besaran yang menghadirkan 5 juta buku? Iya bok, 5 juta buku yang digelar di Big Bad Wolf (BBW) Book Sale 2017 Jakarta. Nggak Jakarta banget sih, soalnya acaranya di Indonesian Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. hehe… Tapi ICE itu sekarang adalah convention hall terbesar di Jabodetabek. Jadi jangan heran kalau banyak acara-acara seperti pameran, pertunjukan atau konser, seringnya diadain di sana. Nah, buat yang baru mau ke BBW, yuk baca dulu info lengkap sekaligus tips and trick ke BBW! 😉 Continue reading “Baca Ini Dulu Sebelum ke Big Bad Wolf 2017 Jakarta”

#CantSmileWithoutYou, Aqila

#cantsmilewithoutyou

Kalau saya ditanya siapa orang yang paling saya ingin apresiasi dan can’t smile without, ya Aqila, anak saya. Mungkin terdengar klise, siapa sih yang nggak sayang sama anaknya. Tapi ini beneran lho… Aqila itu berharga banget buat saya. Dia nggak cuma anak, tapi satu-satunya orang yang selalu ada bersama saya every single night sejak masih dalam kandungan sampai sekarang dan “saksi hidup” perjuangan yang saya alami. Dalam 30 bulan belakangan, cuma pernah satu malam saya ninggalin Aqila buat tugas dinas keluar kota dan itu jadi the longest night ever buat saya sejauh ini. Continue reading “#CantSmileWithoutYou, Aqila”